Tentang Indonesia

  1. Home
  2. Serial Al-Lisan

REPUBLIK INDONESIA

Indonesia, dengan nama resmi Republik Indonesia, adalah sebuah negara kepulauan di Asia Tenggara dan Oseania. Letak geografis negara ini secara maritim diapit oleh Samudra Hindia di sisi barat daya dan Samudra Pasifik di sisi timur laut, juga merupakan negara di ujung tenggara wilayah Asia. Secara daratan berada di antara superbenua Afro-Eurasia dan daratan benua Oseania (Australia), juga menjadi salah satu negara tropis yang dilalui oleh garis ekuator khatulistiwa. Indonesia memiliki luas wilayah darat sebesar 1.904.569 km², sehingga menjadikannya sebagai negara terluas ke-14 dunia.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang membentang paling luas dan menjadi negara dengan pulau terbanyak di muka bumi, dengan jumlah pulau sebanyak 17.380 pulau (2024). Nama alternatif yang dipakai untuk Kepulauan Indonesia disebut Nusantara. Selain itu, Indonesia juga menjadi negara berpenduduk terbanyak ke-4 di dunia dengan total penduduk yang tercatat lembaga pemerintah BPS telah melebihi 275.344.166 jiwa pada tahun 2022. Indonesia adalah salah satu negara multirasial, multietnis, multikultural, dan multiteisme. Indonesia berbatasan dengan sejumlah negara di Asia Tenggara dan Oseania. Indonesia berbatasan di wilayah darat dengan Malaysia di Pulau Kalimantan dan Sebatik, dengan Papua Nugini di Pulau Papua, dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara yang hanya berbatasan laut dengan Indonesia adalah Singapura, Filipina, Australia, Thailand, Vietnam, Palau, dan Wilayah Persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar, India.

Indonesia adalah negara kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik berdasarkan konstitusi yang sah, yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945). Berdasarkan UUD 1945 pula, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Presiden dicalonkan lalu dipilih melalui pemilihan umum. Ibu kota Indonesia saat ini adalah Jakarta. Pada tanggal 18 Januari 2022, Pemerintah Indonesia menetapkan Ibu Kota Nusantara yang berada di Pulau Kalimantan, yang menempati wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, untuk menggantikan Jakarta sebagai ibu kota yang baru. Hingga tahun 2026, proses peralihan ibu kota masih berlangsung.

Peradaban Indonesia telah dipengaruhi dan bercampur dengan sistem bangsa-bangsa pendatang maupun misi ekspansif imperium dunia semisal peradaban bangsa Tionghoa (China), India, Persia, Belanda, Jepang, hingga Arab. Gugusan pulau Indonesia telah menjadi wilayah perdagangan penting sejak abad ke-7, yaitu sejak berdirinya Sriwijaya dan masifnya eksplorasi lintas samudera oleh para pengembara Austronesia, Asia, hingga Eropa yang singgah di pulau Nusantara. Akan tetapi, catatan sejarah membuktikan bahwa peradaban dan ajaran asli Indonesia berakar pada sistem animisme dan dinamisme.

Tepatnya pada filosofi penghormatan terhadap roh nenek moyang dan konsep relasi sakral simbiosis melalui upacara persembahan kepada makhluk-makhluk yang dianggap sakral. Untuk menjaga keseimbangan kehidupan manusia di alam agar tetap terpelihara serta terhindar dari bencana yang disebabkan oleh tindakan sewenang-wenang sebagian pihak. Ajaran kepercayaan umumnya terpusat pada suku-suku pedalaman seperti sistem Kejawen suku Jawa, Dayak di Kalimantan dan Tana Toraja di Sulawesi yang dilestarikan ribuan tahun sebelum agama besar dunia datang ke bumi Nusantara.

Agama pendatang dari Semenanjung India Hinduisme-Buddhisme tumbuh, berkembang, dan berasimilasi di Kepulauan Indonesia pada awal abad ke-4 hingga abad ke-13 Masehi dengan mewariskan bahasa Sansekerta dan pilar-pilar budaya dan bahasa di Kepulauan Nusantara. Setelah itu, para pedagang sufi dan Islam sunni membawa agama dan kebudayaan Islam sekitar abad ke-8 hingga abad ke-16. Pada akhir abad ke-15, bangsa-bangsa Eropa datang ke Kepulauan Indonesia dan berperang untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku semasa Zaman Penjelajahan. Setelah berada di bawah kolonial Belanda, Indonesia yang saat itu bernama Hindia Belanda, memproklamasikan kemerdekaan pada akhir Perang Dunia II, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945. Selanjutnya, Indonesia mendapat berbagai tantangan dan persoalan berat, mulai dari bencana alam, praktik korupsi yang masif, konflik sosial, gerakan separatisme, proses demokratisasi, dan periode pembangunan, perubahan dan perkembangan sosial–ekonomi–politik, serta modernisasi yang pesat.

Saat ini, terdapat lebih dari 1.300 etnis dan 700 bahasa lokal ataupun dialek daerah di Nusantara. Indonesia mengedepankan Adat istiadat dan budaya lokal sebagai penguatan provinsi. Berdasarkan rumpun bangsa, Indonesia terdiri atas bangsa asli yakni Austronesia dan Melanesia. Bangsa Austronesia yang terbesar jumlahnya lebih banyak mendiami Indonesia bagian barat. Dengan suku Jawa dan Sunda membentuk kelompok suku bangsa terbesar dengan persentase mencapai 57% dari seluruh penduduk Indonesia. Semboyan nasional Indonesia, “Bhinneka Tunggal Ika” (Beraneka ragam tetapi bersatu), bermakna keberagaman sosial-budaya yang membentuk satu kesatuan negara. Selain memiliki penduduk yang padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki flora-fauna yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar ke-2 di dunia, di bawah Brazil.

Bendera
Bendera
Lambang negara
Lambang negara

Data Umum Republik Indonesia

Nama ResmiRepublik Indonesia
Semboyan Nasional“Bhinneka Tunggal Ika” (Jawa Kuno)
(“Berbeda-beda tetapi satu jua”)
Lagu KebangsaanIndonesia Raya
Ideologi NasionalPancasila
Ibu KotaJakarta (saat ini)
Ibu Kota Nusantara (sedang dalam proses peralihan sejak 2022)
Bahasa ResmiIndonesia
Bahasa DaerahLebih dari 700 bahasa
Kelompok Etnik (2010)Jawa (40,22%), Sunda (15,5%), Melayu (3,7%), Batak (3,58%), Madura (3,03%), Betawi (2,88%), Minangkabau (2,73%), Bugis (2,69%), lainnya (25,67%)
Agama (2023)Islam (87,06%), Kristen Protestan (7,41%), Kristen Katolik (3,06%), Hindu (1,68%), Buddha (0,71%), Lainnya (0,08%)
PemerintahanKesatuan Presidensial Republik Konstitusional
PresidenPrabowo Subianto
Wakil PresidenGibran Rakabuming Raka
LegislatifMajelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
– Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
KemerdekaanDiproklamasikan: 17 Agustus 1945
Diakui (sebagai RIS): 27 Desember 1949
Luas Total1.904.569 km² (ke-14 dunia)
Populasi (2024 estimasi)284.973.643 jiwa (ke-4 dunia)
Populasi (Sensus 2020)270.203.917 jiwa
Kepadatan Penduduk143 jiwa/km² (ke-60)
PDB (KKB) – 2025 estimasiTotal: $5,009 triliun (ke-8 dunia)
Per kapita: $17,612 (ke-102)
PDB (Nominal) – 2025 estimasiTotal: $1,429 triliun (ke-16 dunia)
Per kapita: $5,027 (ke-118)
Gini (2021)37,9 (sedang)
IPM (2022)0,713 (tinggi · ke-112 dunia)
Mata UangRupiah (Rp, IDR)
Zona Waktu3 zona waktu (UTC+7 hingga UTC+9)
Lajur KemudiKiri
Kode Telepon+62
Kode ISO 3166ID
Ranah Internet (TLD).id
Situs Web Resmiindonesia.go.id

Sumber: Wikipedia Indonesia (diakses 28 April 2026)